Bagikan Berita

Jurnal-jurnal dalam kajian budaya tidak hanya memberikan dampak positif terhadap pengembangan budaya, tetapi juga sebagai diskusi analisis kritis terhadap desakralisasi budaya. Jurnal-jurnal budaya memberikan orientasi terkait diskursus penting. Diskursus ini mencangkup pengalaman, cerita, dan sejarah yang muncul dari kalangan masyarakat. Sebut saja para anntropolog dunia seperti Clifford Geertz seorang antropolog agama yang berhasil menemukan teori terkait agama di Jawa. Karl Marx yang mengkritik terhadap budaya exploitasi masyarakat melalui teori das capital, dan Max Weber yang menghubungkan etika agama dengan perkembangan kapital. Teori-teori ini berkembang dalam diskursus budaya pada artikel-artikel internasional di seluruh dunia. Banyak para ilmuan lainnya mengutip dan menguji teori Geertz, Marx, dan Weber untuk mencari solusi akan kebenaran pada sebuah temuan penelitian.

Dari sinilah muncul jurnal-jurnal terindeks scopus dari bidang Budaya. Jurnal-jurnal ini merupakan jurnal Q1 yang terbit diberbagai negara seperti ASIA, EROPA, INGGRIS, AMERIKA dan AFRIKA. Jurnal-jurnal ini memberikan open access dan gratis APCs bagi siapa saja yang menulis dan menerbitkan artikel sesuai dengan scope dan aims dalam sebuah jurnal. Namun demikian, jurnal-jurnal tersebut sangat kompetitif dalam melakukan peer review process, yang mana keputusan dapat diterima atau ditolak. Berikut nama-nama jurnal dan link yang dapat dikakses untuk menemukan jurnal sesuai dengan artikel yang anda miliki:

No Nama-nama Jurnal Budaya Quartil Penerbit Link
1 Folia Geographica Q1 University of Presov Buka Tautan (Klik)
2 Tourism and Management Studies Q1 University of Algarve Buka Tautan (Klik)
3 Nordicom Review Q1 Sciendo Buka Tautan (Klik)
4 Asian Studies Q1 University of Ljubljana Press Buka Tautan (Klik)
5 Anuario de Estudios Americanos Q1 CSIC Consejo Superior de Investigaciones Cientificas Buka Tautan (Klik)
6 REICE. Revista Iberoamericana Sobre Calidad, Eficacia y Cambio en Educacion Q1 Universidad Autonoma de Madrid Buka Tautan (Klik)
7

 

Social Analysis Q1 Berghahn Journals Buka Tautan (Klik)
8 Training, Language and Culture Q1 RUDN University Buka Tautan (Klik)
9 Africa Spectrum Q1 SAGE Publications Inc Buka Tautan (Klik)
10 Zygon Q1 Open Library of Humanities Buka Tautan (Klik)

 

Jurnal-jurnal ini merupakan jurnal dibidang budaya dari seluruh dunia dan berpotensi memiliki akses terbuka serta bebas pembiayaan untuk publikasi. Selain itu, jurnal-jurnal kebudayaan yang diterbitkan oleh berbagai lembaga memiliki keterbatasan ilmu pada bidang-bidang budaya seperti tradisi, tourism, bahasa, dan masyarakat adat. Dengan kata lain, jurnal ini menampung diskursus budaya dengan berbagai perspektif masyarakat secara luas.

Untuk mencari jurnal-jurnal budaya yang terindeks scopus yang gratis APCs, anda dapat mencari melalui pelatihan IA Scholar foundation. Sekarang untuk memudahkan teman-teman mencapai target dalam menulis artikel dan mencari jurnal scopus yang tepat sebagai syarat untuk guru besar, kepangkatan, dan juga kelulusan, bisa mengikuti program IA Scholar Foundation. IA Scholar Foundation menawarkan berbagai program yang dapat dilihat di link ini: https://iascholar.org.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Percakapan
1
Butuh Bantuan? Hubungi kami
IA Scholar Foundation
Hello ????
Apa yang bisa kami bantu?