Bagikan Berita

Yogyakarta, 29 April 2026- IA Scholar Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas akademik dengan menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel ilmiah terindeks scopus pada tanggal 29-30 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, tepatnya di Pusat Studi Perempuan, Keluarga, dan Bencana.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi para dosen dalam menulis artikel ilmiah yang mampu menembus jurnal bereputasi internasional. Kegiatan ini menghadirkan tim IA Scholar Foundation bersama Founder IA Scholar, Prof. Dr. Irwan Abdullah, yang memberikan pendampingam intensif terkait strategi dan teknik penulisan artikel scopus.

Pada sesi awalm Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah sebagai mentor senior IA Scholar Foundation menyampaikan materi mengenai sistematika penulisan artikel ilmiah yang efektif. Ia menjelaskan bahwa artikel ideal untuk jurnal beruputasi umumnya memiliki Panjang 5000 hingga 7000 kata, yang tersusun dalam kurang lebih 33 paragraf. Setiap paragraf, menurutnya, harus memiliki nilai substansi yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

Lebih lanjut, Prof. Mustaqim menekankan pentingnya bagian pendahuluan (interoduction) sebagai fondasi utama sebuah artikel. Ia memaparkan bahwa terdapat empat paragraf kunci yang harus ada dalam bagian tersebut. Paragraf pertama berisi fakta sosial, yakni pemaparan fenomena sosial yang menjadi latar belakang penelitian. Paragraf kedua berfokus pada data literatur, yaitu upaya menemukan celah (gap) penelitian melalui kajian terhadap literatur terdahulu. Paragraf ketiga memuat pertanyaan serta tujuan penelitian, yang menjelaskan focus kajian secara ringkas. Sementara paragraf keempat berisi asumsi dan argumentasi yang menjadi dasar kontribusi penelitian.

Menurut Prof Mustaqim “empat paragraf dalam introduction ini sangat menentukan kejelasan dan daya Tarik artikel sebelum masuk ke bagian temuan dan pembahasan”.

Setelah sesi pembukaan, materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah yang mengupas tuntas terkait strategi membangun artikel ilmiah berdaya saing glonal melalui pendekatan CCTES. Ia menjelaskan bahwa CCTES merupakan singkatan dari Controversy, Change, Trend, Emergency, dan Solution. Pendekatan ini digunakan untuk merancang judul dan kerangka artikel yang mampu menarik perhatian reviewer jurnal internasional.

Menurut Prof. Irwan keberhasilan menembus jurnal scopus tidak hanya ditentukan oleh kualitas isi, tetapi juga oleh kemampuan penulis dalam membaca tren dan kebutuhan publikasi global. “Menjadi penulis itu penting ketika kita mampu membuat reviewer jatih conta pada tulisan kita, terutama jika isu yang diangkat relevan dengan focus jurnal yang dituju.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teknik penulisan artikel ilmiah, tetapi juga mampu mengembangkan strategi publikasi yang efektif. IA Scholar Foundation optimis kegiatan semacam ini dapat mendorong peningkatan kualitas publikasi akademik dosen Indonesia di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Percakapan
1
Butuh Bantuan? Hubungi kami
IA Scholar Foundation
Hello ????
Apa yang bisa kami bantu?