Yogyakarta, 22 Desember 2025 — Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang melaksanakan kegiatan studi banding ke IA Scholar Foundation dalam rangka Exchange Learning Program. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dosen terkait pengembangan program akademik serta peningkatan produktivitas publikasi ilmiah.

Agenda studi banding tersebut dihadiri oleh 10 orang dosen dari berbagai bidang Sains dan Teknologi. Kehadiran para dosen ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai program pembelajaran, pendampingan penulisan, serta skema kolaborasi akademik yang dijalankan oleh IA Scholar Foundation.

Rombongan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Imam Bonjol Padang disambut hangat oleh Founder, Direktur, para mentor, serta angels IA Scholar Foundation. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur IA Scholar Foundation, Dr. Hasse Jubba, yang memaparkan secara komprehensif profil IA Scholar, ragam program unggulan, serta peran para mentor dalam memberikan pendampingan intensif penulisan akademik bagi dosen dan mahasiswa.

Dalam kesempatan yang sama, Founder IA Scholar Foundation, Prof. Dr. Irwan Abdullah, menekankan pentingnya kolaborasi akademik lintas institusi. Ia menyampaikan bahwa kerja sama antara IA Scholar Foundation dan UIN Imam Bonjol Padang merupakan peluang strategis untuk meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.
“Kolaborasi ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan. Dengan sinergi antara IA Scholar Foundation dan UIN Imam Bonjol, kita bisa lebih produktif dalam publikasi,” ujar Prof. Irwan. Ia juga menginformasikan rencana penyelenggaraan konferensi internasional di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada September 2026, di mana artikel yang dipresentasikan berpeluang diterbitkan secara langsung di jurnal terindeks. Menurutnya, artikel-artikel yang dibina melalui IA Scholar akan diprioritaskan karena kualitas dan proses pendampingan yang ketat sebelum publikasi.
Lebih lanjut, Prof. Irwan menegaskan bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa merupakan solusi penting dalam menjaga kredibilitas akademik. “Produktivitas mahasiswa harus berjalan seiring dengan produktivitas dosen. Kita tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk orientasi dan sikap akademik, metodologis, serta profesionalisme mahasiswa sebagai calon akademisi,” jelasnya.
Sebagai penutup, Prof. Irwan memberikan catatan reflektif terkait strategi menulis artikel ilmiah bereputasi internasional. Ia menekankan bahwa penulisan artikel sebaiknya diawali dengan memilih jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan, membaca artikel-artikel yang telah diterbitkan, lalu merumuskan topik, menyusun kerangka tulisan, hingga mengembangkan proposal penelitian. “Banyak orang gagal menembus jurnal bereputasi karena terbalik caranya. Jangan mulai dari masalah, tetapi mulai dari jurnal,” tegasnya.
Kegiatan studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi akademik antara Fakultas Sains dan Teknologi UIN Imam Bonjol Padang dan IA Scholar Foundation, khususnya dalam pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa di bidang publikasi ilmiah internasional.
