Bagikan Berita

IA Scholar Foundation kembali melaksanakan kegiatan pelatihan penulisan artikel bereputasi internasional pada tanggal 24–28 Februari 2026. Pelatihan kali ini terasa istimewa karena diselenggarakan di bulan Ramadan—bulan yang bukan hanya mengajarkan umat Muslim untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, dan ketajaman fokus.

Dalam suasana penuh kekhusyukan tersebut, para peserta tetap menunjukkan komitmen tinggi untuk menuntaskan artikel ilmiah demi masa depan karier akademik mereka sebagai dosen profesional. Mengikuti pelatihan di bulan puasa tentu menjadi tantangan tersendiri. Konsentrasi harus tetap terjaga, energi harus dikelola dengan baik, sementara target penulisan artikel Scopus tetap harus dicapai.

Pelatihan ini diikuti oleh lima peserta terpilih dari berbagai daerah dan institusi ternama di Indonesia, yakni dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Universitas Teknologi Yogyakarta, BINUS University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Lambung Mangkurat. Meskipun jumlah peserta hanya lima orang, suasana pelatihan berlangsung sangat intensif, fokus, dan penuh interaksi akademik yang mendalam.

Kelima peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti kursus penulisan artikel Scopus. Diskusi berjalan dinamis, revisi dilakukan secara detail, dan setiap peserta mendapatkan pendampingan langsung dalam mengembangkan kerangka berpikir, argumentasi, hingga strategi publikasi.

Salah satu peserta, Bapak Dr. Agus Masrukhin dari BINUS University, menyampaikan bahwa dirinya memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama belajar di IA Scholar Foundation. Ia mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai strategi menembus jurnal bereputasi internasional, khususnya dalam memahami standar akademik dan teknik argumentasi yang kuat.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ibu Dr. Endang Setyowati dari Universitas Teknologi Yogyakarta. Pada awalnya, ia mengaku sempat ragu untuk mengikuti pelatihan tersebut. Namun setelah menjalani proses pembelajaran secara langsung, keraguan itu berubah menjadi keyakinan. Menurutnya, IA Scholar merupakan tempat yang tepat untuk belajar dan mengembangkan kemampuan menulis artikel ilmiah bereputasi.

Kelima peserta mengaku sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan bimbingan teknis dalam penulisan artikel ilmiah, tetapi juga motivasi dan arah strategis untuk membangun rekam jejak publikasi internasional.

Harapan besar pun mereka gantungkan: mampu menulis, menyempurnakan, dan menerbitkan artikel di jurnal terindeks Scopus dalam waktu dekat. Bagi mereka, pelatihan di bulan Ramadan ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan momentum spiritual dan intelektual untuk menata masa depan karier sebagai dosen yang produktif dan bereputasi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Percakapan
1
Butuh Bantuan? Hubungi kami
IA Scholar Foundation
Hello ????
Apa yang bisa kami bantu?