Yogyakarta, 23–27 Desember 2025 — IA Scholar Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik peneliti dan dosen melalui Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal yang berlangsung selama lima hari di Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, yakni 10 peserta dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, 2 peserta dari ISI Surakarta, dan 1 peserta dari IAIN Gorontalo. Selama pelatihan, para peserta didampingi langsung oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah, Dr. Hasse Jubba, serta para mentor dan angels IA Scholar yang intensif membersamai proses penulisan.

Hari pertama pelatihan dibuka dengan pengenalan program IA Scholar oleh Direktur IA Scholar Foundation, Dr. Hasse Jubba. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan dengan sistem pendampingan IA Scholar, termasuk strategi pembimbingan artikel dan teknik penelusuran literatur yang relevan dengan topik penelitian masing-masing.

Sementara itu, Prof. Dr. Irwan Abdullah, selaku Founder IA Scholar Foundation, menyampaikan rangkaian materi utama selama lima hari penuh. Materi tersebut mencakup pengenalan “belantara jurnal ilmiah”, pemahaman konsep CCTES (Controversy, Change/Transformation, Trend, dan Emergency), hingga strategi merumuskan judul artikel melalui integrasi Objek Formal, Objek Material, dan Konteks. Peserta juga diperkenalkan dengan Template IA Scholar, sebuah panduan sistematis yang dirancang untuk mempermudah penulisan artikel menuju jurnal bereputasi internasional, termasuk jurnal terindeks Scopus.

Setelah sesi materi pagi, para peserta melanjutkan dengan konsultasi intensif bersama mentor yang telah ditentukan. Diskusi berlangsung mendalam, mulai dari pengujian judul melalui pendekatan kotak pandora, hingga pembahasan bagian hasil, diskusi, dan kesimpulan artikel. Suasana pelatihan berlangsung dinamis; para peserta terlihat antusias dan menikmati proses penulisan yang kolaboratif.

Memasuki hari keempat, tepatnya pada Jumat, Tim IA Scholar menghadirkan suasana baru dalam proses pendampingan. Konsultasi mentor dilakukan di kafe, memberikan pengalaman belajar yang lebih santai namun tetap produktif, sekaligus memanfaatkan ruang alternatif yang mendukung kreativitas akademik.

Pada hari kelima, kegiatan difokuskan pada sesi penutupan dan presentasi laporan progres artikel masing-masing peserta. Dalam sesi ini, IA Scholar menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mendampingi perkembangan artikel hingga tahap submit dan terbit di jurnal bereputasi.
Melalui pelatihan ini, IA Scholar Foundation tidak hanya menghadirkan ruang belajar teknis penulisan, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada kualitas publikasi ilmiah.
