Samarinda, 12 Februari 2026 — Prof. Dr. Irwan Abdullah selaku Founder IA Scholar diundang oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda untuk menyampaikan materi bertajuk “Strategi Menulis pada Jurnal Internasional Bereputasi”. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dan akademisi yang berkomitmen meningkatkan kualitas serta produktivitas publikasi ilmiah di tingkat global.

Sumber poto: liat link
Undangan ini menjadi momen istimewa karena Prof. Irwan Abdullah secara khusus diminta membagikan strategi jitu dalam menembus jurnal bereputasi internasional. Dalam pemaparannya, Prof Irwan menegaskan bahwa menulis bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan proses konsistensi dan latihan berkelanjutan. “Produktivitas lahir dari disiplin dan kebiasaan menulis. Semakin sering berlatih, semakin terasah kualitas argumentasi dan struktur tulisan kita,” ujarnya.

Sumber poto: liat link
Selama sesi berlangsung, Prof. Irwan memaparkan secara komprehensif formula dan rumus penulisan artikel ilmiah yang selama ini menjadi pendekatan khas IA Scholar dalam mendampingi dosen dan akademisi. Ia menjelaskan pentingnya konstruksi paragraf yang sistematis, mulai dari kalimat pembuka yang kuat, pengembangan argumen berbasis literatur mutakhir, hingga penegasan kontribusi riset. Template penulisan yang dibagikan menjadi panduan praktis bagi peserta untuk menghasilkan artikel yang terstruktur dan memiliki daya saing internasional.
Namun demikian, di balik aspek teknis penulisan, Prof. Irwan menekankan satu hal krusial yang kerap diabaikan para penulis pemula, yakni ketelitian dalam memilih jurnal tujuan. Prof Irwan menggarisbawahi bahwa pentingnya memahami Nilai SJR (Scimago Journal Rank) sebagai indikator kualitas dan pengaruh jurnal. Menurutnya, penulis tidak semata-mata berorientasi pada kategori Q1, tetapi perlu mencermati secara detail reputasi jurnal, termasuk kredibilitas editor in chief, komposisi dewan editor, serta konsistensi kualitas artikel yang diterbitkan.
“Menurutnya, ketelitian adalah kunci, kita tidak harus tergiur label Q1. Kita harus memeriksa SJR, lihat siapa editornya, bagaimana rekam jejak jurnal tersebut, dan pastikan kesesuaian scope dengan riset yang kita miliki,”.
Melalui kegiatan ini, LPPM UINSI Samarinda berharap para dosen semakin siap dan percaya diri dalam menembus jurnal internasional bereputasi. Pendampingan dan penguatan kapasitas menulis ilmiah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan reputasi akademik kampus di kancah global.

Sumber poto: liat link
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi, ditandai dengan sesi diskusi interaktif yang membahas tantangan publikasi, strategi respon terhadap reviewer, hingga membangun jejaring akademik internasional. Pelatihan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi para dosen UINSI Samarinda untuk terus produktif dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah berkualitas.
