Bagikan Berita

De Gruyter Brill publisher terkenal di seluruh dunia. Karya-karyanya telah berkembang mulai dari abad ke-17 hingga sekarang. De Gruyter BRILL didirikan oleh salah satu seorang penjual buku dan penerbit akademis yaitu Jordaan Luchtmans pada tahun 1683-1848. Selama lebih dari 300 tahun, De Gruyter Brill telah menerbitkan dan menyebarluaskan pengetahuan yang masih relevan sampai saat ini. De Gruyter BRILL atau yang lebih dikenal BRILL, publisher yang memiliki focus di bidang sosial humaniora dan seni. Publisher ini didirikan di Leiden, tempat universitas tertua pada tahun 1683 selama masa keemasan sejarah dan budaya Belanda. BRILL memiliki sejarah penerbitan yang kaya dan beragam, termasuk, di antara karya-karya penting lainnya, penerbitan Dictionnaire Historique et Critique karya Bayle yang berpengaruh dan kodeks Nag Hammadi untuk UNESCO, serta Ensiklopedia Islam dan awal mula salah satu jurnal ilmiah pertama dalam studi Tiongkok, T’oung Pao.

Kini, BRILL memiliki cabang kantor di berbagai wilayah seperti Beijing (China), Boston (USA), Göttingen (Germany), Singapore, Vienna (Austria) dan kantor terbesar kedua di Berlin, Germany. Selain itu, De Gruyter Brill menerbitkan lebih dari 3.500 buku dan 800 jurnal per tahun, dengan fokus kuat pada humaniora dan ilmu sosial, serta program yang meluas ke bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Sejak awal, BRILL telah memiliki komitmen kuat untuk melayani para cendekiawan dari semua disiplin ilmu dengan menerbitkan jurnal dan buku yang berkualitas tinggi. Dari karya-karya BRILL, ada beberapa jurnal-jurnal yang terindeks scopus di bidang agama. Jurnal-jurnal ini memiliki kualitas penulisan yang sangat baik. Banyak para ilmuan yang berkontribusi dalam bidang agama secara kritis dan analitis. Berikut adalah jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh BRILL Publisher.

  1. Journal of Religion in Europe

Journal of Religion in Europe yang ditinjau oleh rekan sejawat menyediakan forum untuk penelitian multi-disiplin mengenai dinamika kompleks wacana dan praktik keagamaan di Eropa, baik historis maupun kontemporer. Gagasan utama jurnal ini adalah bahwa agama di Eropa dicirikan oleh beragam pluralisme. Terdapat pluralisme komunitas agama yang aktif berinteraksi satu sama lain. Selain itu, terdapat pluralisme sistem kemasyarakatan, seperti bangsa, hukum, politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan seni, yang kesemuanya berinteraksi dengan sistem keagamaan. Terdapat juga pluralisme wacana ilmiah, termasuk studi agama, studi hukum, sejarah, antropologi, sosiologi, filsafat, dan psikologi, yang membahas dinamika keagamaan yang terlibat. Journal of Religion in Europe mendorong penelitian baru yang merespons perubahan dimensi studi sosial dan budaya Eropa mengenai pluralisme ini.

  1. Method & Theory in the Study of Religion

Method & Theory in the Study of Religion menerbitkan artikel, esai ulasan, dan simposium yang secara eksplisit membahas persoalan metodologi dan teori dalam studi agama secara akademis. Cakupannya meliputi titik berangkat tradisional seperti sejarah, filsafat, antropologi, psikologi, dan sosiologi, namun juga mencakup ilmu-ilmu alam serta berbagai pendekatan lain seperti teori feminis, analisis wacana, dan kritik ideologi. Method & Theory in the Study of Religion juga memusatkan perhatian pada analisis kritis terhadap sejarah studi agama itu sendiri, serta terhadap kategori “agama” sebagai suatu formasi sosial yang telah mengendap.

  1. Contemporary Arab Affairs

Contemporary Arab Affairs adalah jurnal triwulan internasional dari Pusat Studi Persatuan Arab (CAUS) di Beirut, Lebanon. Ini adalah jurnal peer-review multidisiplin yang menerbitkan penelitian asli dan berkualitas tinggi dari dan di kawasan Arab. Urusan Arab Kontemporer menerbitkan karya para spesialis, pakar kebijakan, dan cendekiawan dari dunia Arab atau mereka yang memiliki minat akademis di wilayah tersebut. Dengan memanfaatkan keahlian CAUS, penerbit penelitian dalam bahasa Arab yang sudah mapan, Contemporary Arab Affairs menerbitkan penelitian dan studi asli berbahasa Inggris serta karya yang aslinya diproduksi dalam bahasa Arab oleh para peneliti dan intelektual Arab untuk khalayak internasional global dengan tujuan untuk mempromosikan dialog konstruktif mengenai urusan politik, sosial-ekonomi, dan budaya Arab.

  1. Journal of Pentecostal Theology

Journal of Pentecostal Theology adalah serial akademis pertama yang menerbitkan penelitian teologis konstruktif dari perspektif Pantekosta pada tingkat ilmiah internasional. Artikel tamu dari dan pertukaran dengan cendekiawan terkemuka dari luar aliran Pentakostalisme sering ditampilkan (misalnya Richard Bauckham, Walter Brueggemann, Sarah Coakley, Harvey Cox, James D.G. Dunn, Terence Fretheim, John Goldingay, Paul D. Hanson, Stanley Hauerwas, Robert Jenson, Luke Timothy Johnson, Craig Koester, Ulrich Luz, Jürgen Moltmann, Clark Pinnock, Eduard Schweizer, dan Michael tukang las). Dialog-dialog ini memupuk pertukaran ekumenis dan teologis yang terus berkembang antara Pantekostalisme global dan seluruh spektrum tradisi gerejawi dan teologis.

  1. Religion and Gender

Religion and Gender adalah jurnal internasional pertama yang ditinjau sejawat untuk studi sistematis gender dan agama dalam perspektif interdisipliner. Jurnal ini mengeksplorasi relasi, konfrontasi, dan persinggungan antara gender dan agama, dengan mempertimbangkan beragamnya manifestasi agama yang beragam dalam konteks sosial dan budaya yang beragam. Buku ini menganalisis dan merefleksikan secara kritis gender dalam dimensi interpretatif dan imajinatifnya serta sebagai prinsip dasar tatanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki gender di titik persimpangan studi feminis, seksualitas, queer, maskulinitas, dan keragaman. Agama dan Gender menargetkan audiens akademis interdisipliner namun juga bertujuan agar dapat diakses oleh mereka yang memiliki minat non-profesional di bidang tersebut. Jurnal ini menerbitkan kontribusi tingkat tinggi dari Humaniora dan dari studi kualitatif dan konseptual dalam Ilmu Sosial. Fokusnya khususnya pada perdebatan kontemporer dan topik-topik yang muncul dari perspektif postmodern, postkolonial, dan post-sekuler.

  1. Journal of Religion, Media and Digital Culture

The Journal of Religion, Media and Digital Culture (RMDC) adalah jurnal akademik yang melalui proses telaah sejawat (peer-reviewed) dan menerbitkan tiga edisi setiap tahunnya. RMDC diterbitkan melalui kerja sama dengan International Society for Media, Religion and Culture (ISMRC). Untuk memahami agama di masa kini, kita perlu memahami bagaimana gagasan dan praktik keagamaan dikomunikasikan, dipelajari, direpresentasikan, diwujudkan, dan ditentang melalui media. Agama beredar luas di media sosial, dibahas dalam pemberitaan, serta menjadi sumber citra bagi film dan televisi. Pemahaman umum mengenai keyakinan dan praktik keagamaan terbentuk melalui perjumpaan dengan representasinya dalam jurnalisme dan media hiburan. Lembaga-lembaga keagamaan pun memproduksi media mereka sendiri, mulai dari siaran pengkhotbah di radio dan televisi hingga permainan video bertema keagamaan. Jurnal ini bertujuan menyediakan wadah untuk berbagi penelitian empiris baru serta analisis teoretis mengenai berbagai persinggungan tersebut, dan persinggungan lainnya, antara agama, media, dan budaya.

  1. Religion and the Arts

Diluncurkan oleh Boston College pada akhir tahun 1996, Religion and the Arts telah berkembang pesat menjadi jurnal internasional terkemuka dalam bidang interdisipliner yang penting ini. Religion and the Arts mendorong pengembangan diskursus untuk mengeksplorasi dimensi keagamaan dalam seni verbal, visual, dan pertunjukan. Jurnal ini telah meraih pengakuan internasional berkat pendekatannya serta kualitas dan cakupan minatnya yang unggul.

  1. Journal of Empirical Theology

Journal of Empirical Theology menerbitkan artikel mengenai penelitian komparatif dalam bidang agama pada tingkat makro masyarakat (khususnya fungsi agama terkait kesetaraan dan ketimpangan, tatanan dan kohesi sosial, serta proses rasionalisasi), tingkat meso institusi (khususnya keluarga, sekolah umum maupun sekolah berbasis agama, lembaga kesehatan dan kesejahteraan, serta lembaga keagamaan), dan tingkat mikro pola serta proses pembentukan identitas dan kelompok.

  1. Studies in World Christianity and Interreligious Relations

Tujuan seri ini adalah menerbitkan karya ilmiah mengenai Kekristenan dan agama-agama lain dari perspektif interaksi di dalam maupun di antara agama-agama tersebut. Semua publikasi telah melalui proses telaah sejawat (peer-review). Studies in World Christianity and Interreligious Relations merupakan kelanjutan dari seri Church and Theology in Context.

  1. Al-Bayan: Journal of Qur’an and Hadith Studies

Al-Bayān adalah jurnal akademik yang melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) secara ketat dan berfokus pada kajian Al-Qur’an dan Hadis. Jurnal ini didirikan pada tahun 2003 oleh Departemen Al-Qur’an dan Hadis di Universiti Malaya yang bergengsi di Kuala Lumpur sekaligus institusi pendidikan tinggi tertua dan berperingkat tertinggi di Malaysia. Al-Bayān dikelola dan diterbitkan di sana. Meskipun berakar kuat di Malaysia, jurnal ini memiliki dewan redaksi yang berskala sangat internasional.

Jurnal-jurnal diatas merupakan jurnal di bidang agama yang telah bekerja sama dengan penerbit BRILL. Jurnal-jurnal tersebut memiliki kompetitif yang sangat luas biasa dalam proses review. Namun, jurnal-jurnal diatas sangat terbuka dengan ke ilmuan agama dalam perspektif yang kritis. Jika anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak terkait BRILL dan strategi untuk menerbitkan artikel anda, anda bisa belajar di IA Scholar Foundation. Anda bisa mengikuti link kami disini: https://iascholar.org.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *