Bagikan Berita

Perang Timur Tengah pada tahun ini telah membuat ekonomi dunia melemah. Ekonomi global terus mengalami pemerosotan akibat dari geopolitik antara Amerika, Israel dan Iran. Dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat, pemerintah Donald Trump berhasil melakukan serangan agresif dan membunuh pemimpin Iran Ali Khamenei, yang membuat Irah murka, dan Selat Hormuz berpotensi ditutup. Geopolitik atas perang yang dimunculkan ini membuat dinamika perdagangan internasional menjadi terganggu. Selain rantai pasokan, perdebatan soal kedaulatan ekonomi dan globalisasi juga menganggu kesejahteraan dunia. Di Indonesia, penaikan dolar meningkat dari 16 ribu menjadi 18 ribu untuk satu Dolar dalam riwayat penukaran mata uang.

Perperangan ini telah memberikan konsekuensi terhadap perubahan ekonomi. Negara-negara mulai memainkan system kapitalis kepada masyarakat global. Sistem kapitalis ini membuat ketergantungan sosial antara penguasa dan masyarakat terhadap kebutuhan uang yang selalu mendesak. Golongan masyarakat yang terpecah menjadi, masyarakat menangah bawah, dan masyarakat menengah atas yang terpengaruh dengan system elit yang membuat mereka harus bekerja mati-matian untuk mendapatkan uang. Masyarakat golongan menengah bawah semisalnya, mengalami kehidupan pas-pasan diatas UMR (Upah Minimum Regional) terpaksa harus mencukupi hidup tanpa menyimpan uang sepeserpun. Sedangkan masyarakat golongan menengah atas memiliki tabungan, dan dapat memperkaya kehidupan karena kecukupan yang telah memadai. Maka membuat kondisi global menjadi mengkhawatirkan terhadap tumbuh kembangnya perekonomian seseorang.

Dalam Islam, perekonomian diatur mulai dari system riba, akad, pendapatan, dan juga konsekuensi keberkahan dalam kehidupan seeorang. Agama menjadi salah satu maqasid syariah yang dapat mengatur potensial keuangan menjadi halal dan haram dalam penggunaannya. Banyak menyepakati bahwa memenejemen uang secara kehidupan syariah dapat memberikan keberkahan dalam kehidupan keluarga. Oleh karenanya, muncul diskusi ilmiah yang memperdebatkan ekonomi Islam menjadi salah satu tameng untuk kehidupan masyarakat global. Diskusi ini dimunculkan dalam artikel-artikel ilmiah yang memiliki potensi untuk memecahkan permasalahan global terkait dengan perekonomian dan system kapital pada masyarakat. Berikut 9 jurnal dibidang ekonomi Islam terindeks scopus  yang direkomendasikan oleh IA Scholar Foundation:

  1. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance https://jimf-bi.org/JIMF
  2. Journal of Economic Cooperation and Development https://www.sesric.org/publications-jecd.php
  3. Journal of King Abdulaziz University, Islamic Economics https://kauj.researchcommons.org/jie/
  4. Intereconomics https://link.springer.com/journal/10272/volumes-and-issues
  5. Entrepreneurial Business and Economics Review https://eber.uek.krakow.pl/index.php/eber
  6. Journal of Economics and Development https://www.emeraldgrouppublishing.com/journal/jed
  7. Journal of Islamic Economic Laws https://journals2.ums.ac.id/jisel
  8. Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/mua/
  9. Indonesian Journal of Halal Research https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ijhar/index

Jurnal-jurnal diatas memiliki scopes dan aims dalam diskusi ilmiah dibidang ekonomi Islam. Jurnal ini menerbitkan artikel selama dua kali dalam satu tahun. Dasar keilmuan yang menjadi focus utama dalam jurnal-jurnal diatas yaitu ekomomi yang berbasis syariah. Bagi teman-teman yang tertarik dan memiliki tulisan terkait dengan kajian ekonomi Islam, sahabat IAS bisa mangakses link yang telah ditatapkan diatas. Selain itu, bagi teman-teman yang ingin mengetahui lebih dalam terkait dengan jurnal ekonomi Islam serta ingin menulis artikel terkait topik ekonomi yang relevan dengan jurnal, teman-teman bisa mengikuti pelatihan di IA Scholar Foundation. IA Scholar Foundation akan mengarahkan anda untuk menemukan tatacara mencari jurnal scopus yang tepat, mencari call for papers yang sesuai, dan tidak kalah penting tata cara dalam menulis artikel dari nol sampai bisa submit. Kami juga menyarankan anda untuk membuka website IA Scholar Foundation untuk melihat update pelatihan dan program sesuai dengan anda. Berikut adalah link yang dapat anda akses: https://iascholar.org.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Percakapan
1
Butuh Bantuan? Hubungi kami
IA Scholar Foundation
Hello ????
Apa yang bisa kami bantu?