Islam mengajarkan bagaimana kehidupan sosial tumbuh melalui prinsip-prinsip etika. Prinsip ini disebut sebagai etika Islam_yang mengajarkan tentang bagaimana Islam memberikan pandangan terkait dengan hukum, syariah, pengetahuan agama yang berlandaskan pada konteks dan tekstual. Seperti etika Islam yang membahas terkait peran sufism, Islam dalam masyarakat, serta Islam dan identitas. Kajian-kajian ini dilihat dari sisi pengetahuan Islam menafsir dan mencari tahu terkait dengan nilai-nilai etika yang tumbuh dalam ajaran Islam. Nilai-nilai ini berpaut pada prinsip pada pengetahuan dan ilmu-ilmu dasar Islam yang tumbuh dari pedoman alqur’an dan hadist. Dengan kata lain, etika Islam menegaskan tentang prinsip Islam yang harus diterapkan kepada umat Muslim.
Meskipun demikian, etika Islam banyak dimunculkan dari berbagai pandangan. Para ilmuan menafsirkan etika Islam dalam bentuk kajian-kajian klasik dan kontemporer. Kajian-kajian ini didiskusikan dan diperdebatkan untuk mencari perspektif-perspektif yang berbeda dalam setiap kebenaran. Kemudian, kajian-kajian ini masuk dalam isu yang mengglobal dan dijadikan pedoman untuk banyak orang. Orang-orangpun mempelajarinya melalui artikel-artikel yang ditulis dari para cendikiawan Muslim. Artikel-artikel tersebut dapat diakses diberbagai jurnal terkemuka dalam bidang etika Islam. Berikut adalah jurnal-jurnal top di bidang etika dalam Islam.
The Journal of Islamic Studies merupakan publikasi multidisiplin yang didedikasikan untuk kajian ilmiah mengenai segala aspek Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang membahas sejarah, geografi, ilmu politik, ekonomi, antropologi, sosiologi, hukum, sastra, agama, filsafat, hubungan internasional, isu-isu lingkungan dan pembangunan, serta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis serta mendorong telaah komprehensif terhadap berbagai aspeknya; menyediakan forum bagi kajian tentang Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong studi interdisipliner mengenai dunia Islam yang bersifat lintas negara dan komparatif; memajukan penyebaran, pertukaran, dan diskusi mengenai temuan penelitian; serta mendorong interaksi di antara para akademisi dari berbagai tradisi keilmuan.
Journal of Islamic Ethics merupakan jurnal yang menerapkan proses penelaahan sejawat (peer review) dengan metode double-anonymous (identitas penulis maupun penelaah dirahasiakan). Fokus jurnal ini adalah pada pendekatan etis yang terkandung dalam filsafat, teologi, mistisisme, dan yurisprudensi Islam, serta peradaban Islam secara umum; secara lebih khusus, jurnal ini menyoroti prinsip dan metode yang digunakan dalam menerapkan pendekatan-pendekatan tersebut pada berbagai sektor kehidupan sosial kontemporer. Bidang-bidang yang dicakup meliputi: Seni, Lingkungan, Ekonomi, Pendidikan, Gender, Media, Kedokteran, Migrasi & Hak Asasi Manusia, Politik, serta Psikologi. Jurnal ini sangat menekankan pada isu-isu tematis yang berkaitan dengan peristiwa terkini, maupun studi kasus empiris secara individual.
The Journal of Qur’anic Studies adalah jurnal dwibahasa yang terbit tiga kali setahun dan melalui proses penelaahan sejawat (peer-review). Jurnal ini bertujuan untuk mendorong serta memajukan kajian Al-Qur’an dari berbagai perspektif ilmiah, yang mencerminkan keragaman pendekatan dalam bidang studi ini. The Journal of Qur’anic Studies (JQS) menerbitkan artikel dalam bahasa Inggris maupun bahasa Arab, dengan harapan dapat menjembatani kesenjangan antara tradisi keilmuan Muslim dan Barat. Jurnal ini terutama ditujukan untuk memublikasikan karya tulis orisinal, serta dilengkapi dengan bagian ulasan buku yang membahas karya-karya baru mengenai Al-Qur’an—baik yang ditulis dalam berbagai bahasa di dunia Muslim maupun yang diterbitkan oleh penerbit akademis Barat.
Islam Kontemporer: Dinamika Kehidupan Muslim adalah forum terkemuka untuk studi ilmiah sosial tentang kehidupan Muslim di seluruh dunia – komunitas, budaya, identitas, politik, institusi, dan praktik sehari-hari. Studi tentang Islam dan kehidupan Muslim kontemporer dari perspektif ilmu sosial menjadi lebih mendesak dari sebelumnya. Jurnal ini menyediakan forum aktif untuk diskusi ide-ide baru, pengalaman kerja lapangan, pandangan-pandangan yang menantang, dan pendekatan metodologis dan teoretis terhadap kehidupan Muslim. Hal ini mendekati Islam sebagai tradisi yang hidup dalam masyarakat global saat ini dan bukan merupakan forum refleksi normatif dalam teologi atau yurisprudensi Islam. Ilmu pengetahuan yang berlandaskan sejarah diterima baik jika analisisnya berbicara langsung mengenai dinamika kehidupan Muslim kontemporer; ujiannya adalah relevansi argumen saat ini, bukan latar belakang disiplin ilmu penulis.
Islam and Christian-Muslim Relations mendorong kajian ilmiah mengenai Islam sebagai tradisi keagamaan dan intelektual, serta hubungannya dengan Kekristenan dan agama-agama lain. Islam sebagai tradisi keagamaan dan intelektual mencakup: 1) Islam sebagai tradisi keyakinan historis sekaligus realitas yang dijalani saat ini di seluruh dunia; 2) perkembangan ajaran agama dan perdebatan mengenai keyakinan ortodoks, serta berbagai gerakan dan pemikir Muslim terkemuka; 3) ajaran dan prinsip agama sebagai motivasi bagi individu maupun masyarakat; 4) keyakinan Islam dalam konteks sosial baru, baik di masa lalu maupun masa kini; serta masa depan Islam.
Jurnal-jurnal diatas merupakan jurnal-jurnal top yang mengkaji etika Islam dalam kajian kontemporer dan klasik. Jurnal-jurnal tersebut dapat diakses secara terbuka dengan cara mengklik judul yang ada pada jurnal diatas. Bagi sahabat IAS yang tertarik untuk mencari referensi jurnal dalam bidang etika Islam sahabat IAS bisa mengunjungi website tersebut. Selain itu, jika sahabat IAS penasaran untuk mempelajari jurnal-jurnal tersebut sahabat IAS bisa belajar di IAS scholar foundation melalui berbagai program yang ada di website berikut: https://iascholar.org
