Bagikan Berita

Jum’at 17 Juli 2026, IA Scholar Foundation mendapatkan kabar gembira dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V. Kabar gembira ini berupa pengumuman nominasi anugerah saintek bidang science, technology, engineering, and Mathematics (STEM) dan bidang inovasi social humaniora tahun 2026. Berdasarkan keputusan kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V daerah istimewa Yogyakarta nomor 2006/DST/LL5/AL.04.00/2026 tanggal 17 Juli 2026, mengumumkan dosen dari Perguruan Tinggi Swasta yang mendapatkan anugrah tersebut. Salah satunya yaitu mentor IA Scholar Foundation, Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah mendapatkan anugrah sebagai ilmuwan muda terbaik bidang Inovasi Sosial Humaniora.

Hal ini membuktikan bahwa Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah merupakan dosen atau akademisi yang memiliki pengaruh besar terhadap akademik di perguruan tinggi swasta.

Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah merupakan dosen Universitas Teknologi Yogyakarta yang memiliki latar belakang pendidikan pada bidang studi agama (kajian sosial humaniora). Selain itu, karya-karya Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah memiliki kontribusi yang begitu besar terhadap kajian sosial humaniora secara mengglobal. Tercatat bahwa ada sekitar 139 artikel yang telah diterbitkan di jurnal terindeks sinta maupun scopus. Hal ini membuktikan bahwa Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah memiliki kualitas diatas rata-rata ilmuwan muda yang berpengaruh terhadap dunia akademik seluruh Indonesia.

Anugerah prestasi ini menjadi gambaran bahwa seorang dosen dengan gelar guru besar dan ilmuwan muda yang didapatkan, tidaklah mudah dalam setiap proses yang telah dilalui. Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah merupakan anak muda kelahiran Sulawesi yang memiliki cita-cita yang tinggi untuk dapat menginspirasi dan mendidik banyak orang untuk menjadi lebih baik. Melalui kabar baik ini, harapannya para dosen, mahasiswa dan peneliti dapat belajar dengan tekun dalam menyelesaikan penelitian di masa depan. Gelar ilmuwan muda menjadi dasar pertimbangan bahwa setiap karier dan jabatan seseorang diperoleh melalui tahapan dan proses yang tidak mudah dilalui secara instan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai Percakapan
1
Butuh Bantuan? Hubungi kami
IA Scholar Foundation
Hello ????
Apa yang bisa kami bantu?