Bagikan Berita

Selasa, 8 September 2026, Sahabat IAS kembali menerima kabar baik dari salah satu mentor di IA Scholar Foundation. Kabar baik ini berupa pelantikan pejabat di lingkungan IAIN Pontianak oleh Rektor. Diantaranya yaitu Prof. Dr. Zaenuddin Hudi Prasojo menerima amanah menjadi wakil rektor 3 atau wakil rektor bidang kemahasiswaan dan kerja sama di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Pelantikan ini menjadi moment besar dan bersejarah bagi sahabat IAS Scholar. Pasalnya, Prof Zae merupakan mentor yang sangat kompeten dalam membimbing dan membina para peserta pelatihan di IA Scholar. Berkat jasa beliau, IA Scholar dapat tumbuh dan berkembang dalam melahirkan karya-karya yang sangat luas biasa.

Prof. Zae, atau biasa disapa sahabat IAS yaitu Om Zae, merupakan mentor yang sangat produktif dalam menulis. Beliau merupakan alumni Megister di CRCS UGM dan juga Eastern Mennonite University di Virginia, Amerika Serikat dengan melalui beasiswa Aminef Fullbright dan kemudian melanjutkan S3 di CRCS UGM. Kiprah biliau dalam menempuh akademisi berkarier di kampus IAIN Pontianak, Kalimantan Barat. Sebagai pemuda kelahiran Temanggung 17 Agustus 1974 yang merantau menjadi orang Sintang, Om Zae telah memiliki pengalaman yang sangat luar biasa selain sebagai dosen. Beliau juga pernah menjabat menjadi warek 3 pada tahun 2014-2018. Kemudian menjabat sebagai Direktur Pascasarjana 2022-2026. Dan sekarang terpilih kembali menjadi warek 3 di bidang kemahasiswaan dan kerja sama periode 2026-2030. Karier ini menjadi bukti bahwa beliau sangat instimewa dalam pencapaian kinerja sebagai dosen IAIN Pontianak.

Selain berkarier sebagai dosen, om Zae juga aktif dalam meneliti dan menulis. Terbukti ada sekitar 124 artikel jurnal Ilmiah yang telah diterbitkan di jurnal scopus maupun sinta dan non sinta. Kajian-kajian beliau berputat pada studi agama-agama, kearifan lokal, pendidikan, dan juga ekologi dalam agama. Melalui kabar baik ini, Sahabat IA Scholar Foundation sangat bangga dengan prestasi dan karier yang telah dicapai olehnya. Harap kami, om Zae bisa menjadi akademisi yang hebat dalam mementori IAS dan berkarier di IAIN Pontianak. Sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *