Berita Sahabat IAS – Yogyakarta, 25 Agustus 2026, IA Scholar Foundation melaksanakan pelatihan menulis artikel batch 159. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 25-29 Agustus 2026 di studio IA Scholar Foundation. Pelatihan ini menghadirkan dua perguruan tinggi yaitu ISI Surakarta sebanyak sepuluh orang, dan UIN Pekalongan sebanyak empat orang dengan total peserta empat belas orang. Kali ini para peserta di IA Scholar Foundation cukup ramai. Tentu dengan keramain tersebut, IA Scholar Foundation yakin bahwa para peserta sangat bersemangat dalam belajar menulis.

Seperti biasanya, pelatihan IA Scholar Foundation dibuka oleh Dr. Hasse Jubba selaku Direktur dan Prof. Dr. Irwan Abdullah selaku founder IAS Foundation. Ada yang tidak biasa dalam pembukaan di akhir Agustus ini. Direktur IAS, yang biasa dipanggil Dr. Hasse memberikan semangat hari pertama perlatihan dengan memotivasi para peserta untuk terus berkomitmen dalam menulis artikel selama lima hari. Dr. Hasse menyampaikan bahwa IAS memiliki ciri khas dan tamplate tersendiri dalam menulis artikel. “jadi teman-teman boleh membawa data, namun disini, IAS memiliki system dan cara untuk memulai penulisan artikel sampai pada penyelesaian draft “ujar Dr. Hasse”. Penyampaian Dr. Hasse terkait dengan pelatihan IAS selama lima hari disambut dengan hangat oleh para peserta. Dr. Hasse menyampaikan bahwa IAS memiliki step by step untuk membimbing para peserta dalam penulisan artikel ilmiah.

Langkah-langkah ini dimulai dari konsep IMRAD_introduction, Methods, Results, and Discussion sampai pada Conclusion. Dr. Hasse menyampaikan bahwa ciri khas dalam penulisan ini yang dapat membuat kita menjadi penulis yang baik, dan pada dasarnya artikel dapat diterbitkan. Seperti introduction. Dalam penulisan introduction, IAS memiliki gaya tersendiri yang mengikuti penulisan scopus. Dibagian introduction ini, penulis harus membatasi jumlah paragraf yang tidak lebih dan kurang yaitu empat paragraf_fakta sosial paragraf pertama, fakta literatur paragraf kedua, tujuan dan pertanyaan paragraf ketiga, serta argumentasi di paragraf keempat. Empat paragraf ini yang akan memunculkan penulisan dilatar belakang yang disebut sebagai state of the arts.

Bagi Dr. Hasse, pelatihan selama lima hari cukup ideal untuk peserta dalam menyelesaikan artikel di IA Scholar Foundation. Pelatihan ini tidak hanya memberikan tips dalam menyelesaikan artikel, tetapi juga melatih para peserta untuk menulis secara berkualitas agar diterima di jurnal-jurnal scopus. Setelah Langkah introduction, langkah selanjutnya yaitu menyempurkan results and discussion, yang biasa materi ini akan disampaikan oleh founder IA Scholar Foundation yaitu Prof. Dr. Irwan Abdullah pada hari selanjutnya. Sama seperti Dr. Hasse, Prof. Irwan juga ikut dalam menyampaikan pembukaan pelatihan pada malam rabu 25 Agustus 2026. Prof. Dr. Irwan Abdullah menyampaikan motivasi terkait dengan belantara jurnal scopus kepada para peserta, terutama menampilkan Scimagorjr dan artikel-artikel Dr. Hasse Jubba sebagai motivasi untuk peserta agar dapat berkomitmen menulis hingga publish.
Dari pelatihan inilah, para peserta terlihat sangat antusias walaupun perjalanan dari Surakarta dan Pekalongan sangatlah jauh, dan membuat para peserta cukup kelelahan, tetapi mereka masih tetap bersemangat mendengarkan para mentor dan sahabat IA Scholar untuk menyampaian pembukaan dan materi pada pertemuan pertama.
