Bagikan Berita

Riau, Pekanbaru, 19 Oktober 2026 di Hotel Ayola Pekanbaru, IA Scholar Foundation diundang dari fakultas Pertanian, Universitas Riau (UNRI) untuk memberikan seminar terkait dengan kegiatan percepatan pencapaian jabatan akademik guru besar di kalangan dosen. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 30 dosen dan 17 dosen yang sedang mempersiapkan dirinya untuk naik ke Guru Besar. Selain itu, kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian UNRI yaitu Dr. Ahmad Rifai, S.P, M.P. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan komitmen para dosen dalam pencapaian akademik yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan ini, IA Scholar Foundation yang dihadiri oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah dan Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah, menyampaikan terkait bagaimana kapasitas para dosen dapat diterima dengan baik menjadi guru besar. Langkah awal yaitu memiliki publikasi yang memadai dalam memenuhi standar adiministrasi di Kementrian. Untuk itu, Prof. Dr. Irwan Abdullah dan Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah menyampaikan materi dalam beberapa sesi yang terdiri dari sesi 1 yaitu paradigma menulis artikel jurnal terindeks scopus, sesi 2 step by step writing scopus, sesi 3 quality assurance artikel: syarat accepted by scopus, sesi 4 way of publication: memilih & menghindari jurnal discontinued & predator. Dalam beberapa sesi ini Prof Dr. Irwan Abdullah menyampaikan sesi 1 dan 2, sedangkan Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah sesi 3 dan 4.

Di Sesi 1, paradigma menulis artikel jurnal terindeks scopus merupakan suatu yang sangat krusial disampaikan oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah. Sesi ini menampilkan terkait rukun scopus yang harus dipenuhi standarnya oleh para dosen dalam menulis artikel. Rukun ini terlihat dari konsep IMRAD (Introduction, Method, Results, and Discussion). Piramida ini menjadi gaya berpikir scopus yang harus dipahami oleh para dosen. Namun demikian, dalam konsep IMRAD, IA Scholar Foundation memiliki tamplate yang berbeda. Rukun ini yang disampaikan oleh Prof. Irwan. Perbedaan tersebut terletak dari setiap paragraf. Template IA Scholar menerapkan 33 paragraf yang terdiri dari paragraf introduction 4 paragraf, Method 5 paragraf, Result 9 paragraf, discussion 5 paragraf, dan Conclusion 4 paragraf. Prof. Irwan memaparkan ini kepada para peserta untuk memahami terlebih dahulu konsep ini agar tulisannya dapat memiliki kejelasan yang baik. Selain itu, sesi 2 yaitu step by step writing scopus juga menerapkan hal yang sama yaitu bagaimana para peserta harus memahami konsep introduction hingga discussion. Prof. Irwan menyampaikan standar penulisan scopus yang begitu detail kepada para peserta untuk memperlihatkan setiap values pada paragraf.

Di sesi 3 dan 4, Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah menyampaikan quality assurance dan memilih dan menghindari jurnal discontinued dan predator. Dalam sesi ini, Prof. Mustaqim menyampaikan point-point penting untuk melihat bagaimana kualitas artikel yang harus dijaga. Bagi Prof. Mustaqim menjaga kualitas artikel dapat berpotensi diterima oleh jurnal-jurnal scopus. Selain itu, jurnal-jurnal scopus juga harus diperhatikan karena banyak yang terindeks scopus, tetapi tidak berlanjut lagi tahunnya atau discontinued bahkan ada jurnal predator. Jurnal predator yaitu jurnal yang terindeks scopus tetapi tidak memiliki proses dalam penjaringan kualitas artikel dengan baik. Jurnal tersebut mencari penulis sebanyak mungkin dan meminta bayaran kepada para penulis dengan cepat. Prof. Mustaqim menyampaikan pesan tersebut kepada para peserta agar mereka memahami belantara-belantara jurnal scopus yang harus diketahui secara umu.

Agenda seminar ini singkat inipun disambut dengan hangat dan antusias dari dosen UNRI. Bagi mereka mendengarkan dan belajar dari IA Scholar memberikan dorongan yang kuat dalam mencapai mimpi untuk peningkatan guru besar di sebuah universitas. Dengan seminar tesebut, para dosen UNRI berkomitmen besar untuk belajar dan menulis artikel dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *